mandala_cwiid'z

Cinta tak selamanya terasa manis, sebab ada kalanya terasa pahit. Cinta terasa manis ketika kekasih mengikrar janji, saat hati kita terbuai bersamanya. Cinta terasa pahit saat kekasih mengingkar sumpah, saat hati teriris karena tipu dayanya. Karena cinta selayaknya angin, yang tak mampu dilihat dan tak mampu ditebak, hanya bisa dirasa. Karena cinta layaknya bayangan abstrak bukan konkrit.

Namun sesungguhnya cinta tak pernah bertipu daya. Karena cinta itu mulia dan berharga. Tapi jangan pernah menganggap cinta adalah yang paling berharga, sebab yang paling berharga di dunia ini bukanlah cinta, melainkan jalan menuju kesempurnaan hidup, kini dan nanti. Jangan pula menganggap cinta tak berharga, sebab tak ada sesosok orang pun yang mampu bertahan hidup tanpa cinta. Karena cinta adalah anugrah dari tuhan yang diberikan pada makhluknya.

Namun menjelma tak berharga saat ketakutan untuk mengungkapnya hadir menyelimuti. Cinta itu indah dan berharga saat kau menghargainya, menghormatinya, dan senantiasa menaunginya dalam nuansa cinta dan kasih sayang.

Maka saat ada yang bertanya, “Berapa nilai cintamu?”

Jawaban yang tepat adalah bahwa cinta tak mampu diterka, sebab tak ada sesuatu yang menjadi tolak ukurnya. Dan kematian bukanlah nilai tertinggi dalam cinta.

Maka cinta tak butuh suatu ikrar bernilai puitis, romantisme kehidupan. Melainkan butuh BUKTI NYATA, sebagai pertanggungjawaban ikrarmu.

Karena cinta tak mementingkan kata-kata layaknya sang pujangga, tapi butuh fakta tak sekedar fatamorgana.

“So, show your love with your action, not just your say…”

0 Responses

Posting Komentar